Neonatus Bayi dan Balita
Selasa, 27 Maret 2018
Abortus
Macam-macam Abortus adalah:
1. Abortus spontan
2. Abortus yang disengaja
3. Abortus tidak aman
4. Abortus septik
Abortus spontan adalah penghentian kehamilan sebelum janin mencapai viabilitas (usia kehamilan 22 minggu). Tahapan abortus spontan meliputi :
1. Abortus imminens (kehamilan dapat berlanjut).
2. Abortus insipiens (kehamilan tidak akan berlanjut dan akan berkembang menjadi
abortus inkomplit atau abortus komplit).
3. Abortus inkomplit (sebagian hasil konsepsi telah dikeluarkan).
4. Abortus komplit (seluruh hasil konsepsi telah dikeluarkan).
Abortus yang disengaja adalah suatu proses dihentikannya kehamilan sebelum janin mencapai viabilitas.
Abortus tidak aman adalah suatu prosedur yang dilakukan oleh orang yang tidak berpengalaman atau dalam lingkungan yang tidak memenuhi standar medis minimal atau keduanya.
Abortus septik adalah abortus yang mengalami komplikasi berupa infeksi-sepsis dapat berasal dari infeksi jika organisme penyebab naik dari saluran kemih bawah setelah abortus spontan atau abortus tidak aman. Sepsis cenderung akan terjadi jika terdapat sisa hasil konsepsi atau terjadi penundaan dalam pengeluaran hasil konsepsi. Sepsis merupakan komplikasi yang sering terjadi pada abortus tidak aman dengan menggunakan peralatan.
Penanganan
____________
Jika dicurigai suatu abortus tidak aman terjadi, periksalah adanya tanda-tanda infeksi atau adanya perlukaan uterus, vagina dan usus, lakukan irigasi vagina untuk mengeluarkan tumbuh-tumbuhan, obat-obat lokal atau bahan lainnya.
Penanganan abortus imminens :
1. Tidak perlu pengobatan khusus atau tirah baring total.
2. Jangan melakukan aktifitas fisik berlebihan atau hubungan seksual.
3. Jika perdarahan :
– Berhenti : lakukan asuhan antenatal seperti biasa, lakukan penilaian jika
perdarahan terjadi lagi.
– Terus berlangsung : nilai kondisi janin (uji kehamilan atau USG). Lakukan
konfirmasi kemungkinan adanya penyebab lain. Perdarahan berlanjut,
khususnya jika ditemukan uterus yang lebih besar dari yang diharapkan,
mungkin menunjukkan kehamilan ganda atau mola.
4. Tidak perlu terapi hormonal (estrogen atau progestin) atau tokolitik (misalnya
salbutamol atau indometasin) karena obat-obat ini tidak dapat mencegah
abortus.
Penanganan abortus insipiens :
1. Jika usia kehamilan kurang 16 minggu, lakukan evaluasi uterus dengan aspirasi
vakum manual. Jika evaluasi tidak dapat, segera lakukan :
– Berikan ergometrin 0,2 mg intramuskuler (dapat diulang setelah 15 menit bila
perlu) atau misoprostol 400 mcg per oral (dapat diulang sesudah 4 jam bila
perlu).
– Segera lakukan persiapan untuk pengeluaran hasil konsepsi dari uterus.
2. Jika usia kehamilan lebih 16 minggu :
– Tunggu ekspulsi spontan hasil konsepsi lalu evaluasi sisa-sisa hasil konsepsi.
– Jika perlu, lakukan infus 20 unit oksitosin dalam 500 ml cairan intravena
(garam fisiologik atau larutan ringer laktat) dengan kecepatan 40 tetes per
menit untuk membantu ekspulsi hasil konsepsi.
3. Pastikan untuk tetap memantau kondisi ibu setelah penanganan.
Penanganan abortus inkomplit :
1. Jika perdarahan tidak seberapa banyak dan kehamilan kurang 16 minggu,
evaluasi dapat dilakukan secara digital atau dengan cunam ovum untuk
mengeluarkan hasil konsepsi yang keluar melalui serviks. Jika perdarahan
berhenti, beri ergometrin 0,2 mg intramuskuler atau misoprostol 400 mcg per
oral.
2. Jika perdarahan banyak atau terus berlangsung dan usia kehamilan kurang 16
minggu, evaluasi sisa hasil konsepsi dengan :
– Aspirasi vakum manual merupakan metode evaluasi yang terpilih. Evakuasi
dengan kuret tajam sebaiknya hanya dilakukan jika aspirasi vakum manual
tidak tersedia.
– Jika evakuasi belum dapat dilakukan segera, beri ergometrin 0,2 mg
intramuskuler (diulang setelah 15 menit bila perlu) atau misoprostol 400 mcg
per oral (dapat diulang setelah 4 jam bila perlu).
3. Jika kehamilan lebih 16 minggu :
– Berikan infus oksitosin 20 unit dalam 500 ml cairan intravena (garam fisiologik
atau ringer laktat) dengan kecepatan 40 tetes per menit sampai terjadi
ekspulsi hasil konsepsi.
– Jika perlu berikan misoprostol 200 mcg per vaginam setiap 4 jam sampai
terjadi ekspulsi hasil konsepsi (maksimal 800 mcg).
– Evaluasi sisa hasil konsepsi yang tertinggal dalam uterus.
4. Pastikan untuk tetap memantau kondisi ibu setelah penanganan.
Penanganan abortus komplit :
1. Tidak perlu evaluasi lagi.
2. Observasi untuk melihat adanya perdarahan banyak.
3. Pastikan untuk tetap memantau kondisi ibu setelah penanganan.
4. Apabila terdapat anemia sedang, berikan tablet sulfas ferrosus 600 mg per hari
selama 2 minggu. Jika anemia berat berikan transfusi darah.
5. Konseling asuhan pasca keguguran dan pemantauan lanjut.
Pemantauan Pasca Abortus
__________________________
Insidens abortus spontan kurang lebih 15% (1 dari 7 kehamilan) dari seluruh kehamilan.
Syarat-syarat memulai metode kontrasepsi dalam waktu 7 hari pada kehamilan yang tidak diinginkan :
1. Tidak terdapat komplikasi berat yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
2. Ibu menerima konseling dan bantuan secukupnya dalam memilih metode
kontrasepsi yang paling sesuai.
Metode kontrasepsi pasca abortus :
1. Kondom
– Waktu aplikasinya segera.
– Efektivitasnya tergantung dari tingkat kedisiplinan klien.
– Dapat mencegah penyakit menular seksual.
2. Pil kontrasepsi
– Waktu aplikasinya segera.
– Cukup efektif tetapi perlu ketaatan klien untuk minum pil secara teratur.
3. Suntikan
– Waktu aplikasinya segera.
– Konseling untuk pilihan hormon tunggal atau kombinasi.
4. Implan
– Waktu aplikasinya segera.
– Jika pasangan tersebut mempunyai 1 anak atau lebih dan ingin kontrasepsi
jangka panjang.
5. Alat kontrasepsi dalam rahim
– Waktu aplikasinya segera dan setelah kondisi pasien pulih kembali.
– Tunda insersi jika hemoglobin kurang 7 gr/dl (anemia) atau jika dicurigai
adanya infeksi.
6. Tubektomi
– Waktu aplikasinya segera.
– Untuk pasangan yang ingin menghentikan fertilitas.
– Jika dicurigai adanya infeksi, tunda prosedur sampai keadaan jelas. Jika
hemoglobin kurang 7 gram/dl, tunda sampai anemia telah diperbaiki.
– Sediakan metode alternatif (seperti kondom).
Beberapa wanita mungkin membutuhkan :
1. Jika klien pernah diimunisasi, berikan booster tetanus toksoid 0,5 ml atau jika
dinding vagina atau kanalis servikalis tampak luka terkontaminasi.
2. Jika riwayat imunisasi tidak jelas, berikan serum anti tetanus 1500 unit
intramuskuler diikuti dengan tetanus toksoid 0,5 ml setelah 4 minggu.
3. Penatalaksanaan untuk penyakit menular seksual.
4. Penapisan kanker serviks.
Tiga Perkara Yang Menentukan
Nabi saw. Bersabda , " Ada tiga perkara penghapus dosa, tiga perkara peninggi derajat, tiga perkara penyelamat, dan tiga perkara penyebab celaka. " ( HR. At - Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Tiga perkara penghapus dosa :
1. Menyempurnakan Wudhu ( walau) keadaan sangat dingin
2. Menunggu sholat ( sambil berdzikir)
3. Melangkahkan kaki menuju sholat berjamaan (di masjid)
Tiga perkara peninggi derajat :urutkan
1. Memberi makan ( orang yang membutuhkan atau tengah kelaparan)
2. Menebarkan salam ( kedamaian, sehingga orang - orang di sekitar merasa nyaman dengan kehadiran kita )
3. Sholat pada waktu malam ( khususnya pada sepertiga malam terakhir) ketika orang - orang terlelap dalam tidurnya.
Tiga perkara Penyelamat :
1. Berlaku adil dalam keadaan ridha maupun marah ( atau benci )
2. Berlaku sederhana dalam keadaan miskin maupun kaya
3. Takut kepada Alloh dalam keadaan sendiri maupun di tengah keramaian
Tiga perkara penyebab Celaka :
1. Ketamaan yang diperturutkan
2. hawa hafsu yang diikuti
3. Berbangga mengagumi diri sendiri
---semoga kita bisa mengamalkannya --- AAMIIN....
Senin, 26 Maret 2018
Setan Pun Tak Pernah Repot
Beruntunglah orang yang berjuang menutupi aib orang lain dan menjaga kehormatannya. beruntunglah orang yang sibuk membekali diri dengan amal untuk bekalnya kelak. Beruntunglah orang yang senantiasa menjaga diri agar terhindar dari semua perkataan yang haram.
Saudaraku, kadang kita merasa biasa - biasa saja ketika menggunakan selembar kertas milik perusahaan untuk kepentingan pribadi. Kadang tanpa disadari, kita langsung jasa menikmati sebuah permen tanpa kita tahu siapa pemilikny. Kita sering kali teledor dan abaikan terhadap perkara seperti ini. Kita menganggapnya remeh, tetapi dihadapan Alloh tidak ada perkara remeh jika menyangkut amsalah halal dan haram.
jika bercermin pada kebaikan para sahabat, mereka akan memilih memasukkan tanah ke dalam mulut mereka dari pada harus memakan makanan yang haram. Seperti itulah ABU HURAIRAH menasehatinya.
Yusuf Bin Asbath meriwayatkan bahwa ketika ada seorang lelaki yang sangat taat beribadah, setan akan berkata kepad aanak buahnya, " coba kamu lihat dari mana makanannya ? " jika makanannya buruk ( haram), setan pun akan berkata " Biarkan dia bersusah payah dan jath perlu repot-repot . Ketekunan ibadah yang disertai barang (harta) haram itu tidak berguna sama sekali !" ( Al- Kaba"ir, Imam Adz - dzahabi)
Buku Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Edisi XII
peningkatan kualitas dosen dalam berkarya melalui kegiatan penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
https://drive.google.com/file/d/15c0861lL6urELryXzs3_WwmXM5elYPW_/view
https://drive.google.com/file/d/15c0861lL6urELryXzs3_WwmXM5elYPW_/view
Selasa, 10 Januari 2017
Penerimaan Mahassiwa Baru Tahun Akademik 2017/2018
Masa Muda adalah masa melukiskan cita-cita untuk arah yang lebih baik.
Mari bergabung bersama kita Keluarga besar AKBID Anugerah Bintan
Menjadi seorang BIDAN yang berjuang untuk masa depan generasi yang lebih maju
Jangan salah pilihan AKBID Anugerah Bintan Sudah terAKRDITASI B lho....
Mari bergabung bersama kita Keluarga besar AKBID Anugerah Bintan
Menjadi seorang BIDAN yang berjuang untuk masa depan generasi yang lebih maju
Jangan salah pilihan AKBID Anugerah Bintan Sudah terAKRDITASI B lho....
Senin, 09 Januari 2017
Laporan Pendidikan Wisuda Angkatan ke VI
Laporan Pendidikan
Tentang
Penyelenggaraan Akademi Kebidanan Anugerah Bintan
Pada Wisuda Angkatan VI Tahun 2016
Sebuah kalimat tersusun kata
Kata terucap dalam upacara
Assalamu’alaikum mulainya kata
Sebagai ucapan pembuka bicara
Assalamu ‘ alaikum Wr. Wb.,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Yang terhormatKopertis Wilayah X
Yang terhormat Gubernur Prov. Kepulauan Riau
Yang kami hormati Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Kepulauan Riau
Yang kami hormati Ketua IBI Prov. Kepulauan Riau
Yang kami hormati Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kota Tanjungpinang
Yang kami hormati Ketua Yayasan Anugerah Bintan
Yang kami hormati Pembina Yayasan Anugerah Bintan
Yang kami hormati Senat Akademi Kebidanan Anugerah Bintan
Yang kami hormati Para tamu undangan yang tidak dapat kami
sebut satu persatu
Yang kami hormati Bapak/ibu Orang tua/wali Wisudawan dan
wisudawan yang berbahagia
Mengawali
laporan pendidikan ini, marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur
kehadirat Allah SWT, yang senantiasa melimpahkan rahmat, taufik, hidayah dan
inayahNya sehingga hari ini sabtu , 31 Desember 2016 kita semua dapat mengikuti
SIDANG TERBUKA SENAT AKADEMI KEBIDANAN
ANUGERAH BINTAN DENGAN ACARA WISUDA PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN ANGKATAN
KE VI TAHUN 2016 DAN SUMPAH PROFESI, di Hotel Aston ini dalam keadaan sehat
wal afiat dan penuh kebahagiaan.
Bapak/Ibu tamu undangan yang kami hormati dan wisudawan yang berbahagia
Acara wisuda
Angkatan VI ini merupakan rangkaian sidang senat terbuka, yang dilaksanakan
sebagai suatu upacara ceremonial dengan maksud untuk menyampaikan
pertanggungjawaban institusi Akdemi kebidanan Anugerah Bintan yang telah
menyelenggarakan pendidikan Diploma III Kebidanan.
Untuk itu,
perkenankanlah kami melaporkan penyelenggaraan pendidikan Akademi Kebidanan
Anugerah Bintan dari awal hingga akhir program dan wisuda hari ini.
LATAR BELAKANG DAN TUJUAN
Sebagai ujung
tombak pemberi pelayanan kesehatan terdepan, bidan dituntut untuk terus
mengembangkan dan meningkatkan kualitas asuhan kebidanan yang menjadi tugasnya,
antara lain melalui pendidikan berkelanjutan. Saat ini program pendidikan
profesional bidan masih diakui hingga pada level Diploma III. Tidak berbeda
dengan profesi lainnya, bidan sebagai sebuah profesi dituntut untuk
mengembangkan jenjang pendidikan hingga level tertinggi (S2 – S3).
Untuk itu
Akademi kebidanan Anugerah Bintan dengan menyelenggarakan pendidikan D III
kebidanan, merupakan wujud partisipasinya dalam memfasilitasi peningkatan
kualitas SDM Bidan pada level D3.
Pada pengembangan
kemahasiswaan, Akademi kebidanan Anugerah Bintan telah mendapat kepercayaan
untuk mendapatkan Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik dan Bantuan Belajar
mahasiswa dari Kopertis Wilayah X, beasiswa dari Provinsi, beasiswa BIDIKMISI dan beasiswa dari Yayasan Anugerah
Bintan.
PENYELENGGARAAN
1.
Penyelenggaraan
Pendidikan D III Kebidanan Akademi kebidanan Anugerah
Bintan, meliputi langkah-langkah
penyelenggaraan pendidikan : 1) Pendaftaran, 2) seleksi administratif, 3) Program
pengenalan studi, 4) dilanjutkan perkuliahan baik di kelas, praktik di laboratorium
maupun klinik 5) Evaluasi baik tengah semester, akhir semester dan akhir
program dengan metoda OSCE dan juga mini
research berupa KTI dan berakhir dengan wisuda hari ini.
2.
Kurikulum
penyelenggaraan Pendidikan D III Kebidanan Anugerah
Bintan mengacu pada Kurikulum
Nasional D III Kebidanan Tahun 2002, yang sudah dilakukan pengembangan secara
institusional, dengan beban Study keseluruhan 119 SKS
3.
Proses
pembelajaran pada Akademi kebidanan Anugerah Bintan meliputi pembelajaran teori dan praktek
dengan pendekatan cara belajar orang dewasa dan berorientasi pada CBL (Competency Based Learning). Alokasi
waktu belajar selama 6 semester sejak
Tahun Akademik 2013/2014 beban
studi 119 SKS yang didistribusikan
secara proporsional untuk tiap semesternya. Pembelajaran praktek dilaksanakan di laboratorium kebidanan AKBID Anugerah Bintan dan
praktek klinik kebidanan di RS, Puskesmas,
dan BPM di wilayah kabupaten Tanjungpinang, Bintan, dan sekitarnya.
4.
Tenaga dosen
terdiri dari dosen tetap Akademi kebidanan Anugerah
Bintan dan dosen tidak tetap. Tenaga
klinikal instruktur meliputi bidan-bidan dari lahan praktek di RS, Puskesmas, dan BPM di wilayah kabupaten Tanjungpinang,
Bintan dan sekitarnya.
5.
Evaluasi
pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan “Multi
source Feedback” baik harian maupun evaluasi tengah semester, akhir
semester dan akhir program. Metode evaluasi berorientasi pada Competencies
Based Evaluation dengan metode Objective Structure Clinical Examination (OSCE) pada
Ujian Akhir Program.
6.
Ujian Akhir Program
Akademi Kebidanan Anugerah Bintan meliputi ujian Phantom, Ujian
Komprehensif dengan metode Objective Structure Clinical Examination OSCE dan Paper Based Test (PBT) dari 9 standar kompetensi bidan serta Ujian
KTI. Ujian Akhir Program Akademi Kebidanan Anugerah Bintan TA 2015/2016 dilaksanakan di kampus Akademi
Kebidanan Anugerah Bintan secara mandiri dengan dasar penyelenggaraan Surat Keputusan Direktur Nomor
: 200/ABT/UAP/XII/2015 tentang penetapan data
peserta ujian akhir program pada Akademi Kebidanan Anugerah
Bintan TA 2015/2016, yang dimulai pada
bulan Maret sampai dengan Agustus 2016, dan dinyatakan lulus sebanyak 48
mahasiswa (94,12%) dan dinyatakan telah memenuhi segala
persyaratan pendidikan di Akademi Kebidanan Anugerah
Bintan serta berhak
diwisuda pada hari ini sebagai Ahli
Madya Kebidanan
7.
Sesuai dengan
Surat Edaran nomor : 1734/E/PPIBI/III/2015 tentang pengambilan sumpah dan janji
bidan, mengacu pada Undang-undang Nomor 36/2014 tentang Tenaga kesehatan Bab VI
pasal 44 ayat (3) huruf d menyebutkan bahwa persyaratan penerbitan STR harus
memiliki surat pernyataan telah mengucapkan Sumpah dan Janji Bidan dan sesuai
anggaran Dasar Ikatan Bidan Indonesia 2013-2018. Oleh karena itu maka rangkaian
acara wisuda kali ini dilanjutkan dengan sumpah profesi.
8.
Sesuai regulasi dari Direktorat
Pendidikan Tinggi berdasarkan Surat Edaran Dirjen DIKTI nomor 704/EEe3/DT/2013
tanggal 24 Juli 2013 diwajibkan bagi mahasiswa D III Kebidanan mengikuti Ujian
Kompetensi sebagai persyaratan kelulusan. Dan berdasarkan Surat Edaran nomor 529/E.E3/DT/2014
tanggal 18 Juni 2014 Ujian Kompetensi dinyatakan tidak sebagai persyaratan
kelulusan. Wisudawan ke VI ini telah
mengikuti ujian kompetensi pada tanggal 01 Oktober 2016 dengan Tempat Uji
Kompetensi di kampus Akademi kebidanan Anugerah Bintan dan dinyatakan LULUS
sebesar 90,69%
Dari hasil pembelajaran selama 6
semester bagi mahasiswa angkatan ke VI ini, dapat kami laporkan beberapa hal
sebagai berikut:
·
Rata-rata
IPK : 3,22 dengan IPK tertinggi 3,71 dan IPK terendah 2,75
·
Peringkat
kelulusan mahasiswa angkatan VI meliputi :
Peringkat Terbaik Lulusan Tahun 2016
Rangking I
|
Wali
mhs
NIM
|
:
|
Fahyuddin
113008
|
Nama
|
:
|
Dea
Fitriantika
|
|
IPK
|
:
|
3,71
|
|
Predikat
|
:
|
Cum Loude
|
|
Rangking II
|
Wali
mhs
NIM
|
:
|
Heru
Prabowo
113020
|
Nama
|
:
|
Heren
Yolanda Cynthyadewi
|
|
IPK
|
:
|
3,67
|
|
Predikat
|
:
|
Cum Loude
|
|
Rangking III
|
Wali
mhs
NIM
|
:
|
Izhar
113009
|
Nama
|
:
|
Deista
sapira
|
|
IPK
|
:
|
3,65
|
|
Predikat
|
:
|
Cum Loude
|
sedangkan mahasiswa lainnya
berpredikat rata-rata sangat memuaskan.
Demikian laporan penyelenggaraan
pendidikan Akademi Kebidanan Anugerah Bintan Tahun Akademik 2015/2016. Sebelum
saya akhiri, perkenankan kami menyampaikan ucapan terimakasih:
·
Ketua Kopertis Wilayah X yang telah memberikan
perhatian, dorongan, dan bimbingannya dalam melaksanakan proses pendidikan
sampai diwisudanya mahasiswa kami hari ini.
·
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau
yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk mendidik tenaga kesehatan.
Kedepannya, kami akan terus berusaha berbenah diri untuk meningkatkan mutu
pendidikan.
·
Ketua IBI Propinsi Kepulauan Riau yang telah
memberikan payung kepada Akademi Kebidanan Anugerah Bintan untuk tetap bisa
berjalan dalam mendidik mahasiswa kami.
·
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang,
Direktur RSUP Tanjungpinang, RSUD, RS AL, beserta Pembimbing klinik dari masing
- masing lahan, serta para pimpinan Puskesmas, Bidan Praktek Swasta serta lahan
praktek yang telah bersedia bekerja sama dengan Akademi Kebidanan Anugerah
Bintan dalam pemakaian lahan praktek bagi mahasiswa kami.
·
Ketua Yayasan dan Pembina Yayasan Anugerah
Bintan, yang telah memberikan fasilitas dan kemudahan untuk kelancaran proses
belajar mengajar, sehingga lulusan Akademi Kebidanan Anugerah Bintan dapat
diwisuda pada hari ini. Kami berharap kepada pihak Yayasan dan Pembina untuk dapat selalu melanjutkan pengembangan,
baik fasilitas akademik maupun sumber daya manusia agar dapat mengelola proses
pendidikan dengan lebih baik.
·
Para orang tua/wali mahasiswa dari Wisudawati
yang telah memberikan kepercayaan pendidikan putri Bapak ke Akademi
Kebidanan Anugerah Bintan ini. Semoga apa yang Bapak/ibu cita - citakan selama ini
nantinya membuahkan hasil sesuai dengan harapan Bapak/ibu.
·
Masyarakat Tanjungpinang dan sekitarnya yang
telah memberikan rasa aman & nyaman kepada semua mahasiswa yang ada di
lingkungan Akademi Kebidanan Anugerah Bintan.
·
Tak lupa kami ucapkan terima kasih, yang sangat
berjasa dalam mengantarkan wisudawati dalam mewujudkan cita - citanya adalah
para staf pengajar, baik yang tetap maupun yang tidak tetap yang dengan sepenuh
hati telah memberikan ilmu yang berguna. Karyawan/i Akademi Kebidanan Anugerah
Bintan, Pembimbing klinik di lahan praktek yang telah menuntun dan
membimbing para mahasiswa sehingga dapat menyelesaikan pendidikannya.
·
Kepada segenap alumni angkatan VI, kami juga
mengucapkan terimakasih banyak atas segala upayanya untuk bersama-sama kami
pengelola pendidikan Akademi Kebidanan Anugerah Bintan dalam rangka
meningkatkan kompetensi profesi kita sebagai pemberi asuhan kebidanan, melalui
± 6 semester pendidikan dengan segala suka dukanya.
·
Kami berharap apa yang sudah diperoleh selama
menempuh study, tidak hanya peningkatan pengetahuan maupun keterampilan, namun
yang paling penting adalah adanya perubahan sikap mental dan perilaku profesional.
·
Apa yang kami lakukan barangkali tidak akan
terlalu bermakna, namun kami berharap dapat menginspirasi saudara semua bahwa
belajar harus berlangsung setiap waktu, belajar dengan berbagai situasi, dan
belajar dari banyak hal.
·
Kini saatnya Saudara berjuang memasuki fase baru
yaitu Universitas Kehidupan sebagai the real life system. Di tengah masyarakat
ini lah Saudara akan merasakan pembelajaran bermakna yang sesungguhnya. Bahwa
tugas kita yang utama adalah jadilah pembelajar sepanjang hayat, karena pada
hakikatnya belajar tak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu, apalagi dalam era
masyarakat yang berbasis pengetahuan seperti yang sekarang ini kita alami.
Mereka yang menguasai informasi lah yang kemungkinan mampu bertahan dalam era
persaingan.
·
Pesan kami semoga ilmu yang sudah diperoleh
dapat diamalkan untuk kemaslahatan, jangan malu dengan profesi sebagai bidan,
karena bidan adalah
profesi yang mulia.
·
Kami segenap pengelola Akademi Kebidanan Anugerah
Bintan, mohon maaf apabila dalam proses pembelajaran terhadap seluruh mahasiswa
masih banyak kekurangan, dan kepada segenap alumni kami juga mohon maaf atas
segala sesuatu yang dirasakan tidak nyaman selama menempuh studi di Akademi
Kebidanan Anugerah Bintan.
·
Kami atas nama civitas akademika Akademi
Kebidanan Anugerah Bintan Tanjungpinang menyampaikan ucapan terimakasih yang
tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu dan menunjang jalannya
pembelajaran, baik teori maupun praktik.
Rindu hati ingin bertemu
Rindu si manis si anak dara
Baliklah wisudawan membawa ilmu
Binalah bangsa bangunkan negara
Akhirnya kami mengucapkan
terimakasih atas perhatian Bapak/ Ibu sekalian dan mohon maaf apabila ada tutur
kata maupun sikap kami yang kurang berkenan dihati Bapak/ Ibu sekalian.
Sungai mahakan airnya bersih
Sungguh indah dan juga menawan
Cukup sekian dan terimakasih
Jika ada salah sudilah dimaafkan
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Akademi
Kebidanan Anugerah
Bintan Tanjungpinang
Direktur,
Ttd
Asih
Dwi Astuti., SST., M.Kes.
NRP.
E 2012025
Langganan:
Postingan (Atom)


