Neonatus Bayi dan Balita
Selasa, 28 Januari 2014
UJIAN KOMPETENSI DIII KEBIDANAN
Pelaksanaan uji kompetensi bagi peserta didik pendidikan tinggi Diploma III Kebidanan merupakan syarat kelulusan untuk memperoleh gelar Amd.Keb. Pelaksanaan uji kompetensi tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 704/E.E3/DT/2013 tentang Uji Kompetensi bagi calon lulusan pendidikan tinggi bidang kebidanan dan keperawatan tertanggal 24 Juli 2013.
Standarisasi lulusan pendidikan tinggi khususnya bidang kebidanan melalui uji kompetensi yang bermutu ini dilakukan sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran yang terintegrasi dalam sistem pendidikan.
Uji kompetensi dilaksanakan pada tahap akhir pendidikan (setelah menyelesaikan seluruh tahap pendidikan) sebagai exit exam dengan memperhatikan : pentingnya lingkungan akademik profesional, peran uji kompetensi sebagai umpan balik terhadap mutu proses pembelajaran serta integrasi sistem pendidikan-pelayanan kesehatan.
Uji kompetensi berlaku bagi peserta didik yang belum menyelesaikan seluruh tahap pendidikan terhitung mulai tanggal 1 Agustus 2013. Akademi Anugerah Bintan merupakan salah satu institusi pendidikan yang mengikuti uji kompetensi pada periode November 2013. Selanjutnya uji kompetensi akan dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam setahun, yakni pada bulan Maret, Juli dan November, sesuai dengan surat edaran Dirjen Dikti no 704 yang ditandatangani Dirjen Dikti Djoko Santoso.
Penyelenggaraan uji kompetensi ini oleh perguruan tinggi bekerjasama dengan Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) yang dipayungi dengan Surat Keputusan Bersama antara Dirjen Dikti dan Kepala Badan PPSDMK Kemkes tentang Penyelenggaraan Uji Kompetensi bagi mahasiswa perguruan tinggi bidang kesehatan.
Peserta uji kompetensi berasal dari program studi yang telah memiliki ijin operasional dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang masih berlaku dengan mengajukan peserta uji kompetensi ke kopertis di wilayah masing-masing dengan menyertakan data laporan EPSBED. Selanjutnya Kopertis akan mengajukan peserta Ukom ke MTKP. Tempat penyelenggaraan uji kompetensi adalah pada perguruan tinggi yang mempunyai program studi bidang kesehatan, memiliki ijin operasional dari Dirjen Dikti yang masih berlaku dan memenuhi persyaratan yang tercantum dalam panduan pelaksanaan uji kompetensi yang diterbitkan oleh Dirjen Dikti dan Kepala Badan PPSDMK Kemkes.
Kelulusan uji kompetensi menjadi salah satu syarat kelulusan dari perguruan tinggi. Calon lulusan yang telah lulus uji kompetensi berhak mendapatkan sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh perguruan tinggi setelah dinyatakan lulus kompetensi yang telah dibuktikan dengan surat tanda lulus dari panitia nasional. Hasil ujian kompetensi akan dikirim dari MTKI ke alamat email perguruan tinggi selang 1 bulan setelah pelaksanaan ujian. Nilai batas lulus untuk periode UKOM November 2013 kemarin yaitu : 41,24 dengan jumlah soal 180. Mahasiswa yang tidak lulus pada ujian kompetensi menjadi tanggung jawab Perguruan tinggi dengan binaan dari Kopertis dan MTKP.
setelah pengumuman kelulusan, Perguruan tinggi berhak untuk menerbitkan Ijasah dan Sertifikat kompetensi. Selanjutnya untuk pengurusan Surat Tanda Regeistrasi (STR) dilakukan secara kolektif dari masing-masing Perguruan tinggi kepada Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) melalui Majelis Tenaga Kesehatan Provinsi (MTKP) sesuai domisili peruguruan tinggi untuk proses penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR). Dengan menyertakan persyaratan : fotokopi ijasah (3 lembar), fotokopi serkom (3 lembar), Foto 4x6 backdrob merah (4 lembar), serta biaya transfer Rp 100.000.,
Kamis, 09 Januari 2014
Uji Chi-Square Dengan SPSS
Uji Chi-Square Dengan SPSS
Uji Chi-square yang umum dikenal oleh banyak orang adalah pengujian terhadap keterkaitan antara dua buah variabel hasil perhitungan (count data), sehingga dasar pengujian yang digunakan adalah selisih nilai proporsi dari nilai observasi dengan nilai harapan. Ada pula yang mengasosiasikan uji chi-square sebagai pengujian untuk melihat hubungan antara dua buah variabel kualitatif (katagorik). Umumnya keterkaitan antar dua variabel kualitatif secara deskriptif ditampilkan dalam bentuk tabel kontingensi (CrossTabulation). Ada banyak jenis uji selisih proporsi/uji chi-square yang dikemukakan oleh banyak buku dan literatur, setiap jenis pengujian tersebut didasarkan pada asumsi-asumsi tertentu yang harus dipenuhi oleh data yang akan diujikan, berikut beberapa uji proporsi (Chi-square yang umum digunakan):
Uji Pearson Chi-square:
Uji pearson Chi-square digunakan untuk menguji keterkaitan antar dua variabel katagori dimana asumsinya nilai harapan untuk setiap sel minimal 5 atau lebihy, dengan kata lain data yang terlibat dalam uji Pearson Chi-square harus lah banyak, berikut contoh data yang memenuhi asumsi dari uji Pearson Chi-square: Data dibawah digunakan untuk melihat hubungan antara tipe sekolah dengan gender, apakah ada kecenderungan sekolah swasta lebih banyak murid perempuan jika dibandingkan dengan sekolah negeri.
Data
Prosedur Analisa

Masukan Variabel :
Klik Statistics..
Continue
Kemudian Klik Cells..
Continue
Kemudian Klik OK
OUTPUT
Tabel Kontingensi
Informasi mengenai proporsi jumlah Laki-laki dan Perempuan berdasarkan Katagori Sekolah. Terlihat persentasi/proporsi jumlah LAKI-LAKI di sekolah NEGERI dan SWASTA relatif sama, begitu pula dengan siswa PEREMPUAN..
Uji Chi-Square
Terlihat dari hasil uji Pearson Chi-square di dapat nilai signifikan (p-value) = 0,828 sehingga keputusan yang kita ambil adalah menerima Ho yang berarti bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan proporsi LAKI-LAKI dan PEREMPUAN antara sekolah Negeri dengan sekolah SWASTA.

Rabu, 25 Desember 2013
Akademi Kebidanan Anugerah Bintan Tanjungpinang
Penerimaan Mahasiswa Baru Akademi Kebidanan Anugerah Bintan Tanjungpinang TA 2014/2015
Akademi Kebidanan Anugerah Bintan Tanjungpinang merupakan salah satu institusi pendidikan yang bergerak dibidang kesehatan. Program studi yang ada DIII Kebidanan. Terletak di Kepulauan Riau tepatnya dibawah bimbingan Kopertis Wilayah X, Padang. Saat ini telah ter AKREDITASI B oleh BAN-PT.
Penerimaan Mahasiswa Baru untuk Tahun Akademik 2014/2015 telah dimulai dengan sistem one day servic. Meliputi ujian teori (CBT), tes kesehatan dan tes wawancara. Bagi teman-teman yang ingin info lebih lanjut bisa langsung datang ke Kampus di Jl. Lembah Merpati Km. 13. Kelurahan Batu IX. kel. Tanjungpinang Timur. Kepulauan Riau atau bisa telp. 0771 442787.
Ruangan kuliah ber AC dan dilengkapi juga dengan Asrama yang berlokasi di dekat kampus jadi mahasiswa lebih maksimal dalam belajar dengan free internet.
Senin, 23 Desember 2013
Ujian Ante Natal Care (ANC) AKBID Anugerah Bintan Tanjungpinang
Ujian ANC merupakan salah satu ujian tahap untuk mahasiswa DIII Kebidanan. Akademi Kebidanan Anugerah Bintan Tanjungpinang, menyelenggarakan ujian ANC pada tanggal 23 dan 24 Desember 2014 untuk mempersiapkan mahasiswa Semester 3 sebelum terjun ke tempat praktik. Kompetensi ini dilakukan mahasiswa setelah mereka lulus ujian Askeb I dengan nilai minimal B. Karena Mata kuliah Asuhan Kehamilan merupakan kompetensi yang harus dikuasai sehingga apabila ada mahasiswa yang mempunyai nilai kurang dari B maka tidak diperbolehkan mengikuti ujian tersebut.
Adapun kompetensi yang harus mahasiswa kuasai meliputi :
1. Anamnesa pada ibu hamil
2. Pemeriksaan Fisik pada Ibu Hamil
3. Pemeriksaan penujang atau laboratprium
a. Kadar HB
b. urin Protein dan urin reduksi
4. Dokumentasi terhadap asuhan yang diberikan dengan metode SOAP
Semoga bisa memberi manfaat ,,,
Senin, 16 Desember 2013
"Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin"
Awalnya sih iseng bacanya ..di awal cerita sempat tak menarik tapi semakin dibaca lembar demi lembar asyik dan bener-bener bikin terhanyut untuk masuk dalam suasananya. Benar-benar mengkisahkan kehidupan keseharian yang sering kita alami di sekitar.
buku yang saya dapatkan dari kiriman kakak yang jauh di sana ....awalnya sudah dipesanka " Siapkan banyak-banyak tisu "..pesenya "adk suka bukunya " terima kasih ya ..besuk-besuk lagi ....he....
bener ni ...like that by TERE LIYE ....
Di balik setiap kejadian pasti di situ ada hikmah yang harus kita pelajari, tidak ada sia-sia segala atas kehendakNYA ...manusia hanyalah sebagai hamba yang mengabdi denganNYA sampai suatu saat akan tiba masanya kita diminta untuk mempertanggung jawabkan atas segala yang telah dilakukannya. KEIKHLASAN adalah kunci untuk tetap dekat dengan NYA ..
Yakinlah ALLOH Maha Baik kepada Hamba-hambaNya dengan Niatan Baik ...insy"alloh .....
Kalian harus baca ni ceitanya ...insy'alloh di jamin pasti kalian sukak ,,jangan lupa tidak hanya di baca selesai ..tapi hikmah dibalik kisahnya itu yang PENTING ...
sedikit sinopsis yang ada di buku "dauh Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin"
“ Dia bagai malaikat keluarga kami. Merengkuh aku, adikku, dan ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa. Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah dan janji masa depan yang lebih baik. Dia sungguh bagai malaikat bagi keluarga kami. Memberikan kasih sayang, perhatian dan teladan tanpa mengharap budi sekalipun. Dan lihatlah, aku membalas itu semua dengan membiarkan mekar perasaan ini.”
Novel ini bercerita tentang kisah seorang gadis bernama
Tania yang menyukai seorang lelaki yang umurnya terpaut 14 tahun darinya.
Seseorang ini digambarkan sebagai sesosok malaikat yang
membawa kebahagiaan kepada Tania dan keluarga. Namun, pada akhirnya seseorang
tersebut justru memberi kesedihan pada Tania.
Novel dibuka dengan pemaparan seorang Tania
yang berjuang untuk mempertahankan kehidupan ia dan keluarganya. Ibunya
berprofesi sebagai tukang cuci dan ia serta adiknya menjadi pengamen di
jalanan. Suatu hari datanglah seorang lelaki yang memberinya tempat
berteduh, sekolah dan masa depan yang jauh lebih baik. Kebaikan hati laki-laki
yang biasa Tania panggil Oom Danar itu membuat Tania mengaguminya.
Lalu datanglah masa dimana Tania mulai menyadari
perasaan itu, perasan kagum yang tak tebendung yang menuju pada kecemburuan
saat mereka jalan bersama dengan pacar Oom Danar. Seketika hati kecil Tania tak
terima saat Oom Danar mengandeng Tante Ratna. Bukankah biasanya pundaknya
dipegang? Jelas-jelas posisi Tania diambil oleh Tante Ratna. Sejak saat itulah
dia mulai merasa cemburu. (hal 34).
Namun Tere Liye malah mengambarkan kesedihan disaat
kehidupan Tania mulai membaik. Kesedihan itu dimulai dengan kepergian Ibu Tania
untuk selamanya dan membuat Tania sangat sedih. Kesedihan lainnya ditambah
dengan sang penulis, Tere Liye, memisahkan Tania dan Oom Danar disaat mereka
belum mengetahui perasaan mereka masing-masing. Awalnya Tania tidak mau pergi
ke Singapura namun karena hal tersebut merupakan permintaan Oom Danar, akhirnya
Tania bersedia untuk berangkat ke Singapura karena dia sudah bersumpah untuk
menuruti kata-kata Oom Danar. ( hal 70).
Di Singapura Tania mulai bisa melupakan kesedihan tentang kepergian
ibunya. Dia juga memulai kehidupan barunya disana dengan profesinya sebagai pelajar.
Saat ulang tahunnya yang ke 17 Oom Danar memberikan sebuah kalung dengan
liontin cantik bertuliskan huruf “T” yang membuat Tania merasa sangat istimewa.
Namun, setelah mengetahui bahwa kalung itu tidak hanya diberikan kepadanya
melainkan Oom Danar juga memberikan kalung kepada ibu dan adiknya, Tania tidak
merasa istimewa lagi. Dan saat dia telah menikmati hidup di Singapura,
kesedihan kembali menyelimuti hatinya dengan adanya kabar tentang pernikahan
Oom Danar dan Tante Ratna.
Setelah sekian lama murung akibat pernikahan Oom Danar dan Tante Ratna,
akhirnya Tania pulang ke Indonesia karena desakan Tante Ratna yang setiap malam
selalu curhat kepada Tania tentang kehidupan rumah tangganya dengan Oom Danar
yang tidak harmonis. Pada saat Tania sudah sampai di Indonesia perasaan
keduanya mulai terungkap dengan diketahuinya keistimewaan kalung Tania, yaitu
ada potongan gambar daun pohon linden yang juga terdapat pada kalung yang
dimiliki Oom Danar.
Di dalam novel ini, Tere Liye menggunakan alur campuran yaitu maju dan mundur
sehingga tidak semua orang dapat memahami jalan cerita di dalam novel ini
secara langsung. Kelebihan novel ini adalah konflik yang dialami tokoh utama
sangat menarik dan tidak seperti novel-novel percintaan remaja yang lain. Tere
Liye bisa membuat emosi pembaca ikut naik-turun seiring dengan perasaan sang
tokoh utama. Selain itu pengambaran suasana dan tokohnya pun sangat
jelas, sehingga pembaca dapat lebih berimajinasi dengan mudah.Selamat Membaca!!
Langganan:
Postingan (Atom)

















